If you are going to be used by God, he will take you through a multitude of experiences that are not meant for you at all; they are meant to make you useful in his hand.
Oswald Chambers
January 20, 2009
January 19, 2009
Di Tepi Jurang
Pada suatu senja Jack berjalan-jalan sepanjang sebuah bukit. Tanpa disadarinya, dia sudah berjalan terlalu ke tepi. Tiba-tiba ia terpeleset, jatuh ke dalam jurang yang tidak tahu berapa dalamnya.
Saat melayang jatuh, ia berusaha meraih apa saja yang bisa digunakan untukberpegangan sambil mulutnya berkomat-kamit. Rupanya keberuntungan masihbersamanya, dia dapat meraih sebuah dahan yang menghentikan laju jatuhnya. Lama setelah dia mampu mengatur nafas, barulah dia berani menengok ke bawah. Namun kegelapan malam semakin menambah pekatnya dasar jurang. Dia mulai menimbang-nimbang dan memperkirakan kedalaman jurang itu.
Dia sadar bahwa sangat tidak mungkin baginya untuk bergantung terus di dahan itu, tapi juga tidak mungkin untuk memanjat dinding terjal itu.
Maka Jack mulai berteriak minta tolong, dengan harapan ada orang yang lewat dan mendengar teriakannya lalu melemparkan tali atau usaha yang lainnya. Sudah berjam-jam ia berteriak minta tolong, tetapi tidak ada jawaban sama sekali. Ketika ia sudah mulai menyerah, tiba-tiba didengarnya sebuah suara. "Jack. Dapatkah kamu mendengarku?" Dengan bersemangat dia segera menjawab, "Ya, ya! Aku dapat mendengarmu! Aku ada di bawah sini!"
"Ya, aku dapat melihatmu, Jack. Apakah kau baik-baik saja?" "Ya, tetapi tanganku sudah lelah. Eh, siapa dan di manakah kamu?" "Aku adalah Tuhan. Lupakah kau bahwa Aku ada di mana saja Jack?" "Tuhan? Maksudmu Tuhan Allah?"
"Ya""Oh, Tuhan, tolonglah saya! Saya berjanji jika Kau menurunkanku dari sini, sayaakan berhenti berbuat dosa. Saya akan menjadi orang yang baik. Saya akanmelayani-Mu seumur hidup!" "Ah, memang mudah untuk berjanji, Jack. Tapi okelah, segeralah kamu turun dari situ dan kita bicarakan janjimu. Sekarang dengar baik-baik, ini adalah hal yang harus kau lakukan." "Saya akan melakukan apa saja, Tuhan. Katakanlah apa yang harus saya lakukan?" "Oke. Lepaskan peganganmu." "Apa?!!" "Aku katakan lepaskan peganganmu. Percayalah."
"E.""Ayo, bukankah kau percaya pada-Ku?" Untuk beberapa saat keheningan menyelimuti tempat itu. Kemudian terdengar Jack berteriak, "Tolong, tolong. Adakah orang lain di atas?"
Aplikasi:Pernahkah kita berada dalam posisi seperti Jack? Kita berkata ingin mengetahuiKehendak Allah, tetapi ketika kita tahu apa yang Tuhan mau terjadi dalam hidupkita, kita tidak siap menerimanya. Hal itu terdengar sangat menakutkan, begitususah, lalu kita memutuskan untuk mencari 'kehendak' yang lain. Salah satu hal yang harus dilakukan seorang murid adalah mempercayai-Nya -percaya bahwa Dia tahu yang terbaik bagi kita. Yesus berkata," Pikullah kuk yang Ku-pasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Ku-pasang itu enak dan beban-Ku pun ringan" (Mat. 11:29-30). Ini berarti Tuhan tidak mencoba untuk membuat hidup kita begitu susah. Dia selalu ada di sisi kita. Ketika Dia berkata, "Singkirkan segala yang menghalangi antara kau dan Aku, dan percayalah pada-Ku”. What a simple life we can have by put our Faith in Him.
Saat melayang jatuh, ia berusaha meraih apa saja yang bisa digunakan untukberpegangan sambil mulutnya berkomat-kamit. Rupanya keberuntungan masihbersamanya, dia dapat meraih sebuah dahan yang menghentikan laju jatuhnya. Lama setelah dia mampu mengatur nafas, barulah dia berani menengok ke bawah. Namun kegelapan malam semakin menambah pekatnya dasar jurang. Dia mulai menimbang-nimbang dan memperkirakan kedalaman jurang itu.
Dia sadar bahwa sangat tidak mungkin baginya untuk bergantung terus di dahan itu, tapi juga tidak mungkin untuk memanjat dinding terjal itu.
Maka Jack mulai berteriak minta tolong, dengan harapan ada orang yang lewat dan mendengar teriakannya lalu melemparkan tali atau usaha yang lainnya. Sudah berjam-jam ia berteriak minta tolong, tetapi tidak ada jawaban sama sekali. Ketika ia sudah mulai menyerah, tiba-tiba didengarnya sebuah suara. "Jack. Dapatkah kamu mendengarku?" Dengan bersemangat dia segera menjawab, "Ya, ya! Aku dapat mendengarmu! Aku ada di bawah sini!"
"Ya, aku dapat melihatmu, Jack. Apakah kau baik-baik saja?" "Ya, tetapi tanganku sudah lelah. Eh, siapa dan di manakah kamu?" "Aku adalah Tuhan. Lupakah kau bahwa Aku ada di mana saja Jack?" "Tuhan? Maksudmu Tuhan Allah?"
"Ya""Oh, Tuhan, tolonglah saya! Saya berjanji jika Kau menurunkanku dari sini, sayaakan berhenti berbuat dosa. Saya akan menjadi orang yang baik. Saya akanmelayani-Mu seumur hidup!" "Ah, memang mudah untuk berjanji, Jack. Tapi okelah, segeralah kamu turun dari situ dan kita bicarakan janjimu. Sekarang dengar baik-baik, ini adalah hal yang harus kau lakukan." "Saya akan melakukan apa saja, Tuhan. Katakanlah apa yang harus saya lakukan?" "Oke. Lepaskan peganganmu." "Apa?!!" "Aku katakan lepaskan peganganmu. Percayalah."
"E.""Ayo, bukankah kau percaya pada-Ku?" Untuk beberapa saat keheningan menyelimuti tempat itu. Kemudian terdengar Jack berteriak, "Tolong, tolong. Adakah orang lain di atas?"
Aplikasi:Pernahkah kita berada dalam posisi seperti Jack? Kita berkata ingin mengetahuiKehendak Allah, tetapi ketika kita tahu apa yang Tuhan mau terjadi dalam hidupkita, kita tidak siap menerimanya. Hal itu terdengar sangat menakutkan, begitususah, lalu kita memutuskan untuk mencari 'kehendak' yang lain. Salah satu hal yang harus dilakukan seorang murid adalah mempercayai-Nya -percaya bahwa Dia tahu yang terbaik bagi kita. Yesus berkata," Pikullah kuk yang Ku-pasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Ku-pasang itu enak dan beban-Ku pun ringan" (Mat. 11:29-30). Ini berarti Tuhan tidak mencoba untuk membuat hidup kita begitu susah. Dia selalu ada di sisi kita. Ketika Dia berkata, "Singkirkan segala yang menghalangi antara kau dan Aku, dan percayalah pada-Ku”. What a simple life we can have by put our Faith in Him.
January 9, 2009
Real Friends
Seorang anak remaja di Milwaukee, Wiskonsin, mengidap kanker dan berada di rumah sakit untuk beberapa minggu untuk perawatan radiasi dan kemoterapi. Selama masa itu ia kehilangan semua rambutnya. Sewaktu perjalanan pulang ia sangat malu, bukan karena penyakit yang dideritanya melainkan karena kepalanya yang botak. Lalu ia memutuskan untuk memakai wig atau sebuat topi.
Ketika ia pulang, ia berjalan diteras dan menyalakan lampu. Betapa kagetnya ia karena ternyata sekita 50-an temannya keluar sambil berteriak, “Selamat Datang!” sang anak melihat seluruh ruangan dan seakan tidak percaya, seluruh 50 orang temannya sudah mencukur seluruh rambut mereka.
Bukankah menyenangkan jika kita mempunyai teman yang begitu sensitif dan peduli dengan keadaan kita? Teman seperti kisah diatas amat sukar kita jumpai sekarang ini.
Ketika kita menjadi Kristen, kita diadopsi untuk masuk sebuat keluarga rohani yang besar yaitu gereja-tubuh Kristus. Dalam 1 Korintus 12 kita diajarkan bahwa jika salah satu anggota tubuh kita terluka maka seluruh tubuh akan mearasakannya demikian juga dengan sukacita. Kita menderita bersama, kita juga bersuka cita bersama. Itulah yang dimaksud dengan gereja, kita adalah komunitas, sebuah keluarga, sekumpulan teman-teman sejati.
Ketika ia pulang, ia berjalan diteras dan menyalakan lampu. Betapa kagetnya ia karena ternyata sekita 50-an temannya keluar sambil berteriak, “Selamat Datang!” sang anak melihat seluruh ruangan dan seakan tidak percaya, seluruh 50 orang temannya sudah mencukur seluruh rambut mereka.
Bukankah menyenangkan jika kita mempunyai teman yang begitu sensitif dan peduli dengan keadaan kita? Teman seperti kisah diatas amat sukar kita jumpai sekarang ini.
Ketika kita menjadi Kristen, kita diadopsi untuk masuk sebuat keluarga rohani yang besar yaitu gereja-tubuh Kristus. Dalam 1 Korintus 12 kita diajarkan bahwa jika salah satu anggota tubuh kita terluka maka seluruh tubuh akan mearasakannya demikian juga dengan sukacita. Kita menderita bersama, kita juga bersuka cita bersama. Itulah yang dimaksud dengan gereja, kita adalah komunitas, sebuah keluarga, sekumpulan teman-teman sejati.
October 8, 2008
The Opposite of Indifference
Berikut adalah kutipan dari buku "Prayer - Does it make any Difference", yang menurut saya sangat powerful dan dapat mengubah paradigma seseorang tentang apa yang namanya doa.
A hospice chaplain told of a patient who asked to see him because he is in great emotional distress. He was in the last stage of cancer and he was feeling very guilty because he had spent the previous night ranting, raving and swearing to God.
The following morning he felt dreadful. He imagined that his chance of eternal life had now been lost forever, and that God would never forgive one who had so cursed and abused him.
The chaplain asked the patient, “What do you think the opposite of Love?”
The man replied, “Hate.”
Very wisely, the chaplain replied. “No, the opposite of love is indifference. You have not been indifferent to God, or you would never have spent the night talking to him, honestly telling him what was in your heart and mind. Do you know the Christian word that describes what you have bee doing? The word is PRAYER.’ You have spent the night praying.”From Prayer - Does it make any Difference by Phillip Yancey, page 100.
A hospice chaplain told of a patient who asked to see him because he is in great emotional distress. He was in the last stage of cancer and he was feeling very guilty because he had spent the previous night ranting, raving and swearing to God.
The following morning he felt dreadful. He imagined that his chance of eternal life had now been lost forever, and that God would never forgive one who had so cursed and abused him.
The chaplain asked the patient, “What do you think the opposite of Love?”
The man replied, “Hate.”
Very wisely, the chaplain replied. “No, the opposite of love is indifference. You have not been indifferent to God, or you would never have spent the night talking to him, honestly telling him what was in your heart and mind. Do you know the Christian word that describes what you have bee doing? The word is PRAYER.’ You have spent the night praying.”From Prayer - Does it make any Difference by Phillip Yancey, page 100.
August 19, 2008
International Photography Contest 2008
Hi...I join National Geographic International Photography Contest 2008, please click this link
http://ngm.nationalgeographic.com/myshot/search?keywords=absolute%20beauty.
A lot of good photos from profesional photographers, Enjoy.
http://ngm.nationalgeographic.com/myshot/search?keywords=absolute%20beauty.
A lot of good photos from profesional photographers, Enjoy.
August 17, 2008
Sermon Template
I made some Sermon Template please Click bellow link at Youth Ministry:
http://www.youthministry.com/?q=node/16265
All format already in Powerpoint and ready to use.
http://www.youthministry.com/?q=node/16265
All format already in Powerpoint and ready to use.
August 5, 2008
New Free Background
Hi...., I manage to make some new sets of Sermon Background and Worship Background.
Just click at bellow link or from my Picasa Web Album. God Bless You all.
http://picasaweb.google.com/DavyKurnia/SermonBackground
http://picasaweb.google.com/DavyKurnia/WorshipBackground
Just click at bellow link or from my Picasa Web Album. God Bless You all.
http://picasaweb.google.com/DavyKurnia/SermonBackground
http://picasaweb.google.com/DavyKurnia/WorshipBackground
July 31, 2008
Death in the Family
July 25, 2008
Photographer of the Year 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)
